Wednesday, April 20, 2011

Isuzu Panther Solo: RAT ROD PICK UP

Berbekal Isuzu Panther pick-up, Akbar sukses mewujudkan gagasannya untuk membangun modifikasi bergaya rat-rod yang popular di negeri Amerika sejak 1950-an. Jika lihat secara komprehensif memang mirip seekor tikus.



Termasuk segi warna gelap ikut menyesuaikan. Lumayan karya ini beroleh penghargaan The Best Panther saat event bergengsi Auto Black Through (2010) yang berlangsung di JEC (Jogjakarta Exhibihiton Center) beberapa waktu lalu.

“Ini kepuasan yang tidak ternilai harganya, “bangga Akbar, warga Surakarta yang menuntut ilmu di Unisula Semarang dan berkolaborasi dengan padepokan JAM Speed Jogjakarta yang memang kerap menuai prestasi di berbagai gelaran dan dipunggawai builder Mada Ferdian.

“Ciri tegas Panther sudah tidak terlihat lagi,“ tegas Akbar yang bernaung di otomania KOG (Kreasi Otak Gue) yang identik dengan hasil karya modify mumpuni. Secara umum desain dibuat custom dimana hadir pemotongan dek atas penumpang setinggi 15 cm, seterusnya drop-body selebar 18 cm.

Sebagai penyangga tubuh semok, diaplikasi ban depan Accelera 215/35 dibarengi velg OZ Futura 19 x 8,5 inch dan belakang sedikit lebih besar 225/35, juga tapak velg lebih lebar 19 x 10 inch.

Demikian tertumpu pada per dan sokbreker custom. Silahkan cermati keempat ban yang tenggelam. Jadi memang tubuh dibuat lebih rendah namun makin melebar. Sekali lagi, demikian digambarkan seperti rat alias tikus seperti tampak pada kedua pintu.

“Makin mantap dijejali juga lampu depan milik Opel Blazer dan stop-lamp custom by LED, “timpal Mada, punggawa bengkel JAM Speed yang berbasecamp di Jl. Perumnas Seturan Jogjakarta atau Telp (0274) 7455020/HP : 081392655580.

Nunasa daleman sendiri didesain dengan warna gelap. Boleh jadi menyesuaikan dengan tampang luar tadi. Mulai jok, dashboard dan doortrim yang dilapis ulang dengan kelir hitam kombinasi abu-abu. “Tidak ketinggalan setir kemudi dan shiftknob Momo serta pedal-set custom memberi kesan sporty, “tambah Mada JAM Speed.

Ubahan lebih lanjut juga menyentuh perangkat audio sebagai pemanja telinga saat diajak putar-putar kota. “Yang penting bisa buat betah saat kongkow bareng teman-teman, “tutur Akbar yang demen musik beraliran hip-hop.

Headunit Kenwood dikawal duo power Sound Stream. Penyembur suara rendah mengandalkan dua buah subwoofer Kickers diameter 12 inch, juga support empat Speaker label Sound Stream.

http://www.ototrend.com/index.php?option=com_content&view

No comments:

Post a Comment